Tim Putri PLN siap mengulang sukses di Proliga 2022


Jakarta (Suara Karya): Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Sarrell optimistis tim putri PLN Electric Jakarta mampu mempertahankan posisi ketujuh pada turnamen tersebut, meski sempat tertahan pandemi Covid-19 pada 2022. PLN Mobile Proliga, yang akan dimulai dari 7 Januari hingga 27 Maret di Padepokan. Bola Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor.

“Keikutsertaan di Proliga Championship 2022 sudah jelas, dan target kemenangan bisa diraih. Dengan pengalaman PLN bersama juara Proliga 6 kali, peluang mengejar juara akan lebih mudah,” kata Bob Sarrell melalui rapat Zoom di Jakarta, Rabu. (5/1/2022).

Bob berharap, pertandingan PLN Mobile Proliga 2022 yang berlangsung pada 7 Januari hingga 27 Maret dapat berjalan lancar. “Proliga 2022 adalah bagian dari pelatihan dari PLN, dan kita tahu bahwa bola voli memiliki penggemar dari semua lapisan masyarakat,” kata Bob Sarrell lagi.

Ia berharap dengan terselenggaranya even ini dapat mengasah keterampilan para pemain bola voli dan menjadi modal untuk meraih prestasi di kancah dunia. Sebagai informasi, dalam PLN Mobile Proliga 2022, performa atlet juga dievaluasi sebagai ajang seleksi untuk mengikuti pelatihan National Marine Games di Vietnam yang akan digelar pada Mei 2022.

Menurutnya, PLN Mobile Proliga 2022 akan kembali digelar setelah dihentikan sementara sejak Maret 2020 akibat pandemi Covid-19. Namun pelaksanaan pertandingan agak berbeda dengan tahun sebelumnya, pada tahun 2022 pertandingan hanya dilaksanakan di Polres Bola Voli Konartu, Sentul, Bogor.

Sebanyak enam tim putra dan lima tim putri dipastikan akan mengikuti kompetisi memasuki tahun ke-20. Keenam tim putra tersebut adalah Jakarta BNI 46, Surabaya Payakara Samatur, Bank Somsil Babel Palembang, Pertamina Pertamax Jakarta dan dua pendatang baru, Bogor Lavani, dan Kudus Sukun Badak.

Sedangkan lima tim putri terdiri dari Jakarta Popcivo Bulwan, Bandung BGP Tandamata, Gresik Petrokemya, Jakarta Pertamina Fastron dan Jakarta Electric Pln.

Kompetisi yang berlangsung dari 7 Januari hingga 27 Maret itu tidak akan dihadiri penonton, sehingga para penggemar bola voli Indonesia hanya bisa menyaksikan juaranya melalui siaran langsung (Warsawa)